facebook

Kami adalah Guru Inspiratif

Kami siap mencetak generasi emas.

Menjadi Guru adalah sebuah kebanggaan

Bangga karena anak didiknya mencapai kesuksesan-kesuksesan

Belajar

Orang yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan, sedangkan orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu.

Waktu kita terbatas

Belajar dengan keras, cerdas dan ikhlas.

Sukses adalah hak semua orang

Anda adalah orang yang HEBAT.

Showing posts with label Info CPNS. Show all posts
Showing posts with label Info CPNS. Show all posts

Wednesday, 27 May 2015

GGD adalah Solusi Jangka Panjang Pemerintah Terkait dengan Pemerataan Pendidikan!

  1. Apa itu GGD?
GGD adalah singkatan dari Guru Garis Depan. Guru Garis Depan (GGD) merupakan sebutan bagi para guru profesional yang terpilih melalui seleksi CPNS formasi khusus untuk  PPG Pasca SM3T. Lulusan formasi khusus untuk PPG pasca SM3T akan berstatus menjadi PNS dengan menjadi Guru di Garis Depan Nusantara. Jadi, bukan lagi menjadi guru kontrak seperti SM3T.
Guru Garis Depan (GGD) ini lahir atas kerja sama antara Kemristekdikti, Kemendikbud, dan KemenPAN-RB. Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam melakukan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah nusantara secara jangka panjang.
Guru Garis Depan (GGD) ini juga sudah disahkan oleh pemerintah dengan menerbitkan kebijakan permenpan-RB no 26/2014. Permenpan ini berisi tentang formasi khusus Kementerian atau lembaga tahun anggaran 2014 dengan keputusan Menteri PAN-RB nomor 762/2014 tentang formasi SM3T. Ini merupakan program baru bagi seleksi guru PNS yang diikuti oleh lulusan pasca SM3T.
Para Guru Garis Depan (GGD) ini ditempatkan kembali untuk mengajar di daerah 3T. Mereka harus siap ditempatkan kembali ke daerah manapun yang minim fasilitas. Para Guru Garis Depan (GGD) yang lulus seleksi pada angkatan pertama berjumlah 798 dari 1.000 lowongan CPNS jalur khusus SM3T. Guru Garis Depan (GGD) yang lulus seleksi ini diberangkatkan ke daerah pedalaman Indonesia yang tersebar di 28 Kabupaten yang ada di 4 Provinsi (Aceh, NTB, NTT dan Papua).

  1. Bagaimana cara untuk menjadi Guru Garis Depan (GGD)?
Berikut ini adalah gambaran cara untuk menjadi Guru Garis Depan (GGD).


Gambar alur di atas menunjukkan bahwa cara untuk menjadi Guru Garis Depan (GGD) adalah dengan terlebih dahulu mengikuti Program SM3T selama 2 tahun (1 tahun mengajar di daerah 3T dan 1 tahun mengikuti PPG). Setelah itu, lulusan PPG pasca SM3T dapat mengikuti Pendaftaran CPNS jalur khusus formasi SM3T. Apabila lulus seleksi jalur khusus formasi SM3T maka akan menjadi Guru Garis Depan (GGD) yang berstatus sebagai PNS.
Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Untuk menjadi Guru Garis Depan (GGD) tidaklah mudah, karena akan ada banyak aral dan rintangan menghadang yang harus dilalui. Meskipun demikian, kita sebagai pendidik harus tetap memiliki rasa optimisme yang tinggi untuk ikut berkontribusi dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. Jadilah bagian dari perubahan. Selamat menginspirasi!!
Bagi anda yang tertarik untuk mengikuti program Guru Garis Depan (GGD) silahkan bisa daftar terlebih dahulu seleksi SM3T dengan meng-klik Seleksi SM3T.
Artikel informasi ini adalah kelanjutan dari artikel saya yang sebelumnya tentang Pendaftaran CPNS Jalur Khusus SM3T. Bagi yang belum membacanya bisa meng-klik Pendaftaran CPNS Jalur Khusus SM3T.

Sumber: Bahan dikutif dari pelbagai sumber.

Monday, 25 May 2015

Ingin Daftar CPNS dengan Peluang Lulus Lebih Besar? Inilah Salah Satu Caranya!

Para sarjana pendidikan yang sudah lulus dari perguruan tinggi sebagaian besar mereka berkeinginan untuk diangkat menjadi PNS. Ada sebuah program menarik yang dapat dipilih untuk mewujudkan keinginan tersebut, yakni dengan mengikuti Program SM3T.

1. Apa itu SM3T ?
SM3T merupakan singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertingga!. Masa kontrak program ini selama 2 Tahun (1 tahun mengabdi di daerah 3T dan 1 tahun PPG Berasrama di PTN). Selama mengikuti program tersebut, para sarjana tidak boleh menikah.
Program SM3T ini dilatar belakangi oleh kualitas pendidikan yang kurang merata terutama untuk daerah 3T. Daerah tersebut sulit untuk mengakses pendidikan yang berkualitas. Program SM3T ini menempatkan sarjana pendidikan yang  lulus dari PTN seluruh Indonesia, ke daerah-daerah terpencil untuk mengajar. Jadi tidak jarang sarjana dari pulau Jawa, mengajar di Aceh, Kepulauan Anambas atau NTT. Kemudian sarjana pendidikan dari Makassar, banyak yang ditempatkan di pedalaman Papua dan Papua Barat. Program SM3T ini sangat baik. Sebab semangatnya adalah untuk mencerdaskan anak bangsa. Dengan ditugaskannya sarjana-sarjana pendidikan dari kampus negeri, diharapkan layanan pendidikan di daerah terpencil bisa lebih berkualitas. Sarjana-sarjana tersebut akan mengajar para siswa di pedalaman. 
Setelah para sarjana mengabdi di daerah 3T selama setahun, selanjutnya mereka akan mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) berasrama di PTN. PPG akan langsung didapatkan oleh tiap-tiap peserta SM3T sebagai bonus pengabdian dalam membantu mencerdaskan kehidupan bangsa di daerah terdepan, terluar dan tertinggal. Program PPG akan didapatkan secara gratis karena menjadi beasiswa penuh peserta SM3T.  Dari kegiatan PPG ini para peserta SM3T akan mendapat sertifikat pendidik dan mendapatkan gelar Gr (Guru).

2. Bagaimana keberlanjutan setelah mengikuti program SM3T?
Setelah berjalan dari tahun 2011, program SM3T akhirnya mendapatkan pengakuan lebih tinggi. Tidak hanya mendapat gelar Gr (Guru) sesuai sertifikat pendidik beasiswa penuh PPG berasrama di PTN, lulusan SM3T juga sekarang mendapatkan kursi khusus dalam pengangkatan PNS. Di tahun 2014 sebelumnya, terdapat 1.000 lowongan CPNS khusus untuk lulusan program SM3T. Kabar gembiranya, di tahun 2015 sekarang lowongan jalur khusus tersebut akan kembali dibuka. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang menyatakan bahwa jalur khusus SM3T seleksi CPNS 2015 akan kembali dibuka.
Program SM3T adalah program Kemendikbud. Tetapi ketika sudah diangkat menjadi PNS, status kepegawaiannya bukan menginduk ke Kemendikbud namun akan menjadi tanggung jawab daerah. Para PNS dari saringan SM3T diberi 3 peluang prioritas untuk memilih daerah dari Sabang – Merauke mengabdi selama menjadi PNS nantinya. Jadi mereka tidak ditempatkan di daerah asalnya atau perkotaan tetapi ditempatkan kembali di daerah 3T yang disebut dengan Guru Garis Depan (GGD). Seluruh kuota guru PNS untuk peserta SM3T diperebutkan antar sesama peserta program SM3T. Sehingga peluang untuk lulus menjadi PNS nya lebih besar.

3. Apa saja persyaratan dan bagaimana cara daftar SM3T?
Untuk informasi persyaratan dan pendaftaran nya secara lengkap bisa dilihat melalui situs seleksi SM3T. Cukup klik tautan Situs Seleksi SM3T. Dari situs tersebut, kita akan mendapatkan informasi persyaratan dan formulir pendaftaran yang harus diisi.

Bagi anda yang tertarik ingin daftar CPNS dengan peluang lulus lebih besar. Maka, tidak ada salahnya untuk mencoba mengikuti program SM3T.
Selamat menginspirasi!!!

Sumber: Bahan dikutif dari pelbagai sumber.