“Kegagalan dalam berencana maka sama saja kita
sedang merencanakan kegagalan”. Ungkapan ini pun berlaku dalam sebuah
pembelajaran. Pembelajaran harus dilakukan secara sadar dan terencana.
Perencanaan dalam pembelajaran dikenal dengan RPP (Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran). Guru harus mampu membuat RPP dengan baik supaya tujuan pembelajaran
dapat tercapai dengan baik pula.
Bagaimanakah
bentuk RPP yang baik itu?. Pertanyaan ini ada dipikiran saya ketika selesai
ujian Micro Teaching Pendamping Sekolah Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa tahun
2013 lalu. Kebetulan, setelah selesai
Micro Teaching ada sesi tanya jawab. Pertanyaan tentang “Bagaimana bentuk RPP
yang baik pun?” terlontar dari mulut saya kepada tim penilai Micro Teaching.
Salah
satu Tim penilai Micro Teaching yaitu Pak Asep Sapa’at (Aktivis Sekolah Guru
Indonesia) menjawab pertanyaan dari saya. Beliau pun memberikan penjelasan yang
intinya sebagai berikut:
Format RPP itu tidak perlu dipermasalahkan.
Mau bentuknya dideskripsikan silahkan, mau yang tabel juga silahkan karena yang
terpenting dari RPP itu harus memuat Tujuan, Strategi dan Evaluasi yang saling
berhubungan satu sama lain.
Pak Asep Sapa’at pun secara lebih lanjut
menjelaskannya dengan menggunakan ilustrasi gambar di bawah ini!
Di dalam sebuah RPP maka harus ada Tujuan
pembelajaran. Tujuan pembelajaran ini merupakan hasil belajar yang harus di
capai oleh siswa. Tujuan pembelajarn harus memuat berbagai ranah yang dapat
diukur sesuai dengan Taksonomi Bloom yakni kognitif, afektif dan psikomotor.
Terus, bagaimanakah cara untuk mengetahui
ketercapaian tujuan pembelajaran? Apakah ada sesuatu yang dapat digunakan untuk
membantu mencapai tujuan pembelajaran
tersebut?
Strategi pembelajaran dapat membantu
ketercapaian tujuan pembelajaran. Maka, RPP harus dibuat guru dengan
menggunakan strategi yang sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.
Nah, cara untuk mengetahui ketercapaian
tujuan pembelajaran adalah dengan melakukan evaluasi. Evaluasi harus mencakup
ranah kognitif, afektif dan psikomotor yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai. Ada beberapa evaluasi yang dapat digunakan yakni PG, Essay,
observasi, portofolio dan lain-lain.
Secara sederhana, RPP yang baik adalah RPP
yang memuat Tujuan, Strategi dan Evaluasi yang saling berhubungan satu sama
lain. Buatlah tujuan pembelajaran yang dapat diukur karena jika sesuatu dapat DIUKUR, maka dapat
DIEVALUASI.
Pada
artikel ini saya akan memberikan contoh RPP yang memuat Tujuan, Strategi dan
Evaluasi yang saling berhubungan.
Silahkan download klik disini












